Fish

Rabu, 16 Februari 2011

Makna dan Arti Idul Fitri

Arti Idul Fitri
Ternyata banyak orang yang salah mengartikan makna sebenarnya dari idul fitri adalah hari raya yang datang setiap tanggal 1 Syawal, yang menandai puasa telah selesai dan kembali diperbolehkan makan minum seperti hari-hari biasanya. Kata fitri di sini diartikan sebagai “berbuka” atau “berhenti puasa” yang identik dengan makan minum, sehingga haram hukumnya berpuasa pada hari raya idul fitri sebagaimana hadis Umar ra "Sesungguhnya Rasulullah saw melarang puasa pada kedua hari ini. Adapun hari raya Idul fitri ia merupakan hari berbuka dari puasamu sedang hari raya Idul adha maka makanlah hasil kurbanmu."

Makna Idul Fitri Sebenarnya
Idul Fitri berarti kembali pada naluri kemanusian yang murni, kembali pada keberagamaan yang lurus, dan kembali dari segala kepentingan duniawi yang tidak islami. Inilah makna Idul Fitri yang sebenarnya.

Anggapan Yang Salah
Anggapan yang salah apabila Idul Fitri dimaknai dengan `perayaan kembalinya kebebasan makan dan minum` sehingga yang tadinya dilarang makan siang, setelah hadirnya Idul Fitri akan balas dendam., atau dimaknai sebagai kembalinya kebebasan berbuat maksiat yang tadinya dilarang dan ditinggalkan. Kemudian, karena Ramadhan sudah usai maka kemaksiatan kembali ramai-ramai digalakkan. Ringkasnya, kesalahan itu pada akhirnya menimbulkan sebuah fenomena umat yang saleh musiman, bukan umat yang berupaya mempertahankan kefitrian dan nilai ketakwaan.

Sikap Muslim Setelah Ramadhan
Ibadah puasa mengajarkan kepada kita kejujuran, puasa mengajarkan seseorang menjadi sabar, puasa mengajarkan kita menahan hawa nafsu, puasa juga mendidik kita untuk menjadi orang yang dermawan, dll. Diharapkan seorang muslim setelah berpuasa dapat mempertahankan sikap-sikap yang telah didapatnya pada bulan ramadhan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar